< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 5 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol. 12 , No1.

7

H a l a m a n

sayat tipis dengan alat penyayat, ditaburi

image

dalam bentuk *.jpg. Sampel yang akan

diteliti diambil di daerah Rajamandala-

Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Riset ini difokuskan pada analisis

Mikrostruktur (struktur batuan berukuran

mikrometer) saja yaitu metoda Thin Slice

untuk menyelidiki pola citra warna dalam

image

didapatkan sebaran warna yang tepat untuk

disimulasikan terhadap batuan reservoar

gamping.

Gambar 4. Mikroskop Polarisasi –Kamera

(atas) dan Komputer (bawah)

Prosedur Preparasi Sampel: pembuatan

sayatan pipih (thin slice)

1. Potong sampel ukuran 6 cm x 3 cm x 3

mm

2. Haluskan permukaan sampel dengan

bubuk karborundum mesh

3. Cuci sampel dan keringkan

John Adler

4. Tempel permukaan sampel pada kaca

preparat 2,5 cm x 7,5 cm.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Data yang digunakan adalah citra RGB

(matriksi 2 dimensi dengan 3 lapisan) dari

stain

alizarin red s

mineral calcite dan dolomite tampak

dalam warna berbeda dan menggunakan

blue dye

biru sebagai warna pori-pori batuan.

Dolomite dengan warna merah, calcite

berwarna putih, dan pori berwarna biru.

Citra ini kemudian dilatih di dalam

s o f t w a r e

M A T L A B

d e n g a n

mengeksekusinya menggunakan list

program yang telah dibuat. Sebagai input

cropping

dolomite, calcite, dan pori. Input pelatihan

diumpankan ke jaringan syaraf tiruan

backpropagationhidden layer

Selanjutnya digunakan untuk pelatihan

dengan metode Lavenberg-Marquadt.

Output jaringan berupa matriks 2 Dimensi

dengan nilai target yang diberikan.

(a)

(b)