< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 6 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.12, No. 1

8

H a l a m a n

(c)

(d)

Gambar 5. Hasil identifikasi warna setelah

running program MATLAB : (a). citra asli (b)

mengenali warna biru dari citra asli (c) men-

genali warna merah dari citra asli (d) men-

genali warna putih dari citra asli

Gambar 6. Ilustrasi pengambilan data

pelatihan untuk Dolomite, Calcite, dan Pori

Pada gambar di atas, persegiempat

menunjukkan suatu cropping pada area

yang merepresentasikan bagian citra yang

merupakan mineral Dolomite, mineral

Calcite, dan Pori-pori batuan. Dolomite di

crop sebanyak 5 kali, Calcite di crop

sebanyak 5 kali, dan Pori dicrop juga

sebanyak 5 kali (Lampiran 2).

Dengan mengkonversi 3 buah nilai matriks

John Adler

di atas dengan suatu konstanta nilai kece-

patan (m/s), didapatkan nilai kecepatan

untuk pori 1500 m/s (warna biru), untuk

dolomite

calcite

Matriks output dijadikan sebagai data input

finite difference

Seimic

Unix

diperoleh jaringan. Sedangkan output

Seismic Unix

snapshot

AnalisisPeta Kecepatan Gelombang Elastik

Kecepatan gelombang elastik pada mineral

karbonat, Calcite dan Dolomite, serta pada

Pori telah diketahui. Pada tabel terdapat

beberapa nilai kecepatan mineral Calcite

dan Dolomite namun hanya satu nilai saja

yang akan digunakan. Kecepatan

gelombang pada pori adalah sebesar 1500

m/s, pada Calcite adalah sebesar 6264.73

m/s ≈ 6265 m/s, dan pada Dolomite

sebesar 6927.2 m/s ≈ 6927 m/s.

Kecepatan pada Pori diasumsikan

merupakan kecepatan gelombang elastik di

air. Artinya diasumsikan bahwa pori pada

citra seluruhnya diisi oleh air.

Matriks 384x521 yang bernilai 1 sampai 3

yang dikenali oleh jaringan kemudian

diolah lebih lanjut untuk mendapatkan

matriks kecapatan gelombang elastik. Nilai

1 yang merepresentasikan pori kemudian

diubah menjadi 1500, nilai 2 yang

merepresentasikan Dolomite diubah

menjadi 6927, dan nilai 3 yang

merepresentasikan Calcite diubah menjadi

6265. Hasil subtitusi ini merupakan

matriks kecepatan pada thin section

dengan ukuran 384x521 dan bernilai

1500, 6265, dan 6927. Matriks ini

kemudian di olah menjadi citra peta

kecepatan yang disajikan sebagai berikut.