< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 9 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.12 No. 1

33

H a l a m a n

I Made Aryantha Anthara

shiftnya. Berdasarkan pengamatan di lapan-

gan dan setelah dilakukan pengolahan data,

diperoleh tingkatpelayanan kendaraan un-

tuk tiap shiftnya seperti yang dapat dilihat

pada tabel 2 berikut ini.

Tabel 2 Tingkat pelayanan kendaraan tiap

shift

Tingkat utilitas

Tingkat utilitas merupakan salah

ukuran performansi dari pelayanan antrian

mobil yang melewati tiap gardu pada setiap

shiftnya. Tingkat utilitas ini dipengaruhi oleh

tingkat kedatangan dan pelayanan yang ada

pada setiap gardunya. Berdasarkan hasil

yang diperoleh sebelumnya, tingkat utilitas

dapat dilihat pada tabel 3 berikut ini.

Tabel 3 Tingkat utilitas tiap shift

Analisis sistem antrian Tol Pasteur

Berdasarkan pengamatan yang

dilakukan, diperoleh informasi bahwa terda-

pat dua tipe gerbang tol yang ada di pintu

entrance

exitentrance

entrance

entranceentranceentrance

entrance

exitexitexit

exitexitexit

gardu yang ada sebanyak 20 (dua puluh)

gardu. namun ada 7 gardu yang tidak diper-

gunakan lagi sehingga gardu yang aktif saat

ini ada sebanyak 13 gardu, 5 (lima) gardu

entranceexit

Adapun model sistem antrian yang

digunakan adalah M/M/c/GD/∞/∞. Model

antrian ini mempunya karakter sebagai

fasilitas pelayanan ganda, distrubis ke-

poisson

eksponensial

umum serta jumlah antrian dalam sistem

terbatas sedangkan besarnya populasi sum-

ber tak terhingga. Dimana pelanggan yang

datang terlebih dahulu maka akan dilayani

terlebih dahulu juga atau sering disebut

First In-First Out

Analisis faktor utilisasi

Utilitas merupakan persentasi

waktu kerja efektif terhadap waktu keselu-

ruhan. Jika tingkat utilitas besar maka suatu

performansi kerja suatu sistem juga baik.

Namun pada penelitian ini utilitas bukan

faktor utama karena perlu memperhatikan

faktor lain yang mendukung agar tidak ter-

jadi ketidakseimbangan. untuk itu lebih je-

shift

Utilisasi Shift I

shift

06.00-14.00 WIB, dengan jumlah gardu

yang aktif sebanyak 8 gardu. Utilitas sebe-

sar 38.20% hal ini dapat diartikan bahwa

performansi kerja sistem masih kurang baik.

Namun jika untuk meningkatkan utilitas

maka jumlah gardu bisa dikurangi namun

ada kendala yang dihadapi yaitu antrian

yang cukup panjang.

Utilisasi Shift II

shift

14.00-22.00 WIB, dengan jumlah gardu

yang aktif sebanyak 8 gardu dan utilitas

yang diperoleh sebesar 34.72% hal ini da-

pat diartikan bahwa performansi kerja sis-

tem masih kurang baik. Namun jika untuk

meningkatkan utilitas maka jumlah gardu

bisa dikurangi namun ada kendala yang

No

Shift

Tingkat kedatangan

(unit/jam)

1

I

569

2

II

569

3

III

569

No

Shift

Tingkat utilitas (%)

1

I

38.20

2

II

34.07

3

III

7.41