< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 6 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.12 No. 1

74

H a l a m a n

Berdasarkan kolom di sebelah kanan

pada tabel di atas dapat dilihat bahwa

meskipun program ini dinilai bermanfaat

oleh hampir semua peserta, sebagian pe-

serta menganggap program ini memiliki se-

jumlah kelemahan sehingga mereka ber-

pendapat agar program ini tidak dilanjutkan.

Meski demikian, persepsi negatif yang

diberikan peserta lebih banyak disebabkan

oleh aspek-aspek di luar materi program itu

sendiri, bukan pada program itu sendiri,

seperti karena kesibukan kuliah mereka,

waktu yang tidak tepat atau terlalu lama,

mengganggu kuliah, sudah ada kuliah

agama Islam, terlalu lama, dan memberat-

kan keuangan. Jadi, nampaknya meski pe-

serta memandang program ini bermanfaat

tapi bukan program yang sesuai bagi

mereka.

Dari 24 orang yang aktif (kehadiran

>= 70%), sebanyak 16 orang (67%) dianta-

ranya mengatakan program ini perlu dilak-

sanakan kembali di masa mendatang, se-

dangkan 8 orang ainnya (33%) mengatakan

bahwa program ini tidak perlu diadakan di

masa mendatang. Sementara itu dari 25

orang yang mengaku kurang aktif

(kehadirannya kurang dari 70%) sebanyak 6

orang (24%) diantaranya mengatakan pro-

gram ini perlu dilanjutkan di masa men-

datang, sedangkan 19 (76%) lainnya me-

mandang program ini tidak perlu dilanjutkan

di masa mendatang.

Dari gambar di atas, dapat dilihat

adanya korelasi antara keaktifan peserta

dalam program dengan persepsi mereka

terhadap perlu atau tidaknya program ini

dilanjutkan. Peserta yang kurang aktif

(kehadiran < 70%) cenderung melihat pro-

gram ini secara negatif, sedangkan peserta

yang aktif (kehadiran >= 70%) memiliki per-

sepsi yang lebih positif. Ini menunjukkan

bahwa persepsi positif terhadap program ini

bisa dirasakan peserta bisa mengikuti pe-

serta ini secara aktif.

Gambar 4. Persepsi Peserta terhadap Ke-

berlanjutan Program

KESIMPULAN DAN SARAN

Konsep pembinaan karakter maha-

siswa PRESTASI sudah berhasil dilaksana-

kan bagi mahasiswa di Jurusan Teknik Kom-

puter angkatan 2012. Program ini diikuti

oleh 89 peserta, namun sayangnya banyak

peserta yang tidak mengikutinya secara

maksimal. Dari 89 peserta tersebut, 14

orang dinyatakan lulus bersertifikat, 24

orang lulus tanpa sertifikat, dan 41 lainnya

tidak lulus. Meski hampir semua peserta

(96%) menyatakan program ini bermanfaat,

namun nampaknya peserta merasa pro-

gram ini tidak sesuai bagi mereka dengan

berbagai alasan seperti terlalu berat, meny-

ita waktu, mengganggu kuliah, memberat-

kan secara biaya, dan lain sebagainya. Hal

ini terutama bagi peserta yang kurang aktif

kehadirannya dalam PRESTASI.

Program pembinaan karakter ini me-

rupakan sesuatu yang penting mengingat

banyaknya kerusakan moral yang melanda

bangsa kita, khususnya para generasi

muda. Oleh karena itu perguruan tidak bo-

leh menutup mata terhadap situasi ini dan

seyogyanya turut mengambil peran untuk

memperbaiki hal ini. Sebab, mereka di

Wendi Zarman.