< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 3 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.12 No. 1

87

H a l a m a n

salah satu alasannya karena KAP memiliki

staf yang berkualitas(Boynton; 2001).

Penunjukkan staf merupakan masalah

penting dalam berbagai tahap pelaksanaan

pekerjaan audit (Boynton; 2001). Staf yang

ditunjuk harus memiliki pengetahuan

(knowledge)

keahlian

(skill)

dan

(ability)

Kriteria ini terdapat pada auditor (KAP) yang

memiliki reputasi baik, yang memiliki staf

relatif lebih banyak dan relatif tetap dengan

diversifikasi bidang pengetahuan, keahlian

dan kemampuan lebih unggul(Boynton;

2001).

Lamanya waktu penyelesaian audit

dapat mempengaruhi ketepatan waktu

informasi untuk dipublikasikan, karena

ketepatan waktu audit merupakan salah

satu elemen pokok laporan keuangan yang

andal sehingga keterlambatan akan infor-

masi tersebut akan menimbulkan reaksi

yang negatif. Berdasarkan penjelasan latar

belakang diatas peneliti tertarik untuk men-

gambil judul penelitian mengenai “Reputasi

Kantor Akuntan publik terhadap Rentang

Waktu Penyelesaian Audit (Studi Kasus

pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah

Bandung)”.

Berdasarkan uraian tersebut diatas,

maka penulis merumuskan permasalahan

sebagai berikut:

Seberapa besar pengaruh reputasi Kantor

Akuntan Publik (KAP) terhadap rentang

waktu penyelesaian audit pada Kantor

Akuntan Publik di wilayah Bandung.

KAJIAN PUSTAKA

Adapun variabel-variabel dalam

penelitian ini adalah Reputasi kantor Akun-

tan Publik dan Rentang Waktu penyelesaian

Audit, yang akan dijelaskan dibawah ini :

Reputasi KAP

Menurut

Cameran

(2005)

menyatakan, bahwa Reputasi KAP sangat

menentukan kredibilitas laporan keuangan,

ketika:

“Kantor akuntan yang bereputasi

baik diperkirakan dapat melakukan audit

lebih efisien dan memiliki fleksibilitas yang

lebih besar untuk menyelesaikan audit

sesuai jadwal. Auditor yang bekerja pada

Kantor Akuntan Publik besar dipandang

sebagai auditor yang bereputasi tinggi. KAP

yangmemiliki reputasi baik umumnya

memiliki sumber daya yang lebih besar

(kompetensi, keahlian, dan kemampuan

auditor, fasilitas, sistem dan prosedur

pengauditan yang digunakan) dibandingkan

dengan KAP yang reputasi kurang baik”.

Reputasi KAP dalam penelitian

sering dikelompokkan berdasarkan skala

the bignon-the

big

et al

et al

waktu penyelesaian audit oleh auditor yang

memiliki reputasi baik cenderung lebih

.

karena KAP memiliki staf yang berkualitas.

Penunjukkan staf merupakan masalah

penting dalam berbagai tahap pelaksanaan

pekerjaan audit. Staf yang ditunjuk harus

(knowledge)

(skill)(ability)

kan menurut Lennox (2000) auditor (KAP)

yang memiliki reputasi baik yang memiliki

staf relatif lebihbanyak dan relatif tetap den-

gan diversifikasi bidang pengetahuan,

keahlian dan kemampuan lebih unggul,

yaitu:

Standar umum yang berkaitan

dengan kualifikasi auditor yang berkualitas

dan mutu pekerjaan auditor (Boyton,

2001;61), yaitu sebagai berikut:

1. Keahlian dan Pelatihan Teknis Yang

Memadai

Dalam setiap profesi, terdapat sesuatu

yang sangat berharga pada kompetensi

teknis. Kompetensi auditor ditentukan

oleh tiga faktor, yaitu pendidikan formal,

pelatihan praktik dan pengalaman dalam

auditing, dan mengikuti pendidikan

profesi yang berkelanjutan selama karir

profesional auditor.

2. Independensi dalam Sikap Mental

Auditor harus bebas dari pengaruh klien

Dr. Ely Suhayati, SE., MSi, Ak.