< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13

Page 4 of 13
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.12 No. 1

112

H a l a m a n

sanksi administrasi berupa penahanan

untuk sementara waktu Kartu Tanda

Penduduk, atau Kartu Identitas

Kependudukan lainnya dan pengumuman di

media masa. Hal ini merupakan salah satu

uapaya pemerintah Kota Bandung dalam

mengurangi

pencemaran

air

Sungai

Cikapundung, (Pemerintah Kota Bandung,

2005).

Upaya

Perbaikan

Lingkungan

Sungai

Cikapundung Oleh Pihak Swasta

Upaya-upaya

yang

dilakukan

untuk

memperbaiki

lingkungan

Sungai

Cikapundung oleh pihak swasta antara lain

bantuan 1000 bibit pohon Ki Hujan

(trembesi) dan bantuan perahu karet dan

pelampung. Pihak-pihak yang terkait dalam

penyelenggaraan upaya tersebut yaitu

PT.Bio Farma, Pikiran Rakyat, Bank Sinar

Mas, Bank BJB dan PTPN VIII.

Bantuan 1000 bibit Pohon

PT Bio Farma (Persero) menyelenggarakan

kegiatan sosial dalam rangka ―Bio Farma

Peduli Cikapundung‖ di daerah Sangkuriang

RT 06 RW 13 Kecamatan Coblong, Bandung

berupa bantuan 1 buah perahu karet untuk

patroli kebersihan sungai Cikapundung dan

1000 bibit pohon Ki Hujan (trembesi).

Kegiatan ini dilakukan hanya satu kali pada

bulan mei tahun 2011.

Ki Hujan atau biasa disebut Pohon Hujan

(Trembesi atau Albizia saman/Samanea

saman) diharapkan dapat menjadi penyejuk

serta penyerap air yang baik di sekitar

Sungai Cikapundung. Pohon Ki Hujan

memiliki kemampuan menyerap CO2

puluhan kali dari pohon biasa. Pohon ini

diperkirakan mampu menyerap 28,5 ton

karbondioksida setiap tahun-nya, bila

dibandingkan dengan pohon biasa yang rata

-rata hanya mampu menyerap 1 ton CO2

dalam 20 tahun masa hidupnya, sehingga

pohon ini memiliki kontribusi yang besar

dalam menanggulangi pencemaran udara

dan

ancaman

pemanasan

global

(Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 2011).

Bantuan Perahu Karet

Komunitas peduli Cikapundung selama ini

dalam membersihkan sampah di Sungai

Cikapundung hanya dengan menggunakan

ban-ban bekas. Berangkat dari hal tersebut,

―Pikiran Rakyat‖ dan Bank Sinar Mas,

disokong oleh Bank BJB dan PTPN VIII, dan

dihadiri oleh Walikota Bandung dalam

kegiatan ―Peduli Cikapundung Bersih‖

menyerahkan bantuan berupa dua unit

perahu karet di Kelurahan Tamansari.

Penyerahan perahu karet bertujuan untuk

membantu komunitas peduli Cikapundung

dalam

operasi

di

lapangan

yaitu

membersihkan sampah di dalam Sungai

Cikapundung,

sekaligus

untuk

memperlancar komunikasi antar komunitas.

Kegiatan ini dilakukan hanya satu kali pada

bulan Mei 2011 (Pikiran Rakyat, 2011).

Upaya

Perbaikan

Lingkungan

Sungai

Cikapundung Oleh Masyarakat

Pada bagian akan dibahas mengenai upaya-

upaya yang dilakukan masyarakat dalam

memeperbaiki

Sungai

Cikapundung,

khususnya

di

Kelurahan

Tamansari.

Masyarakat yang melakukan upaya-upaya

perbaikan lingkungan Sungai Cikapundung

terdiri dari komunitas dan masyarakat diluar

kelurahan Tamansari.

Festival Kukuyaan

Salah satu komunitas yang terkait dalam

pelaksanaan pembersihan Cikapundung

adalah Komunitas Kuya 13. Komunitas ini

merupakan kumpulan orang-orang yang

peduli

terhadap

kebersihan

sungai

Cikapundung untuk wilayah Kelurahan

Tamansari, Bandung Wetan. Anggota

komunitas ini bekerja bersama-sama

membersihkan

bantaran

sungai

dari

sampah.

Kegiatan tersebut juga dibantu oleh warga

sekitar yang peduli terhadap lingkungannya.

Komunitas kuya 13 bekerjasama dengan

pemerintah Kota Bandung dalam menggelar

festival kukuyaan setiap satu minggu sekali

Saona Angkotasan, Lia Warlina