< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 4 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.12 No. 2

206

H a l a m a n

jaringan komunikasi, sumber data dan

kebijakan dan prosedur yang menyimpan,

mengubah dan menyebarkan inforamsi

dalam

sebuah

organisasi.

Orang

mengandalkan pada sistem inforamsi untuk

berkomunikasi satu sama lain dengan

menggunakan berbagai perangkat keras,

instruksi

pemrosesan

informasi

dan

prosedur,

perangkat

lunak,

saluran

Berdasarkan pengertian-pengertian diatas

maka dapat disimpulkan bahwa sistem

informasi adalah suatu kumpulan dua atau

lebih sub sistem atau komponen bersifat

fisik atau non fisik yang saling berinteraksi

dan bekerjasama secara harmonis

(integrasi)

mencapai tujuan yaitu menghasilkan

informasi yang berguna bagi pengambil

keputusan (pengguna).

Kualitas Sistem Informasi

Karakteristik sistem informasi berkualitas

menurut DeLone dan McLean (1992)

ease to usesystem flexibility

ease of learning.

memberikan karakteristik kualitas sistem

reliability, flexibility,

integration,

accessibility

dan

timelines

sistem informasi menurut Horan dan

Abhichandani

(2006)

adalah

utility,

reliability, efficiency, customization,

flexibility.

Ease of use, Ease of

learning,

User

requirements,

System

features, System accuracy, Flexibility,

Sophistication,

Integration,

dan

Customization.

et al

sistem informasi yang berkualitas umumnya

memenuhi kriteria seperti fleksibel, efisien,

a quality

information system is usually flexible,

efficient,

accessible,

and

timely

et al

menambahkan bahwa sistem informasi

berkualitas memadukan efisiensi teknis

dengan kepekaan terhadap kebutuhan

organisasi dan manusia menyebabkan

kepuasan yang lebih tinggi dan produktivitas

an information system that blend technical

efficiency with sensitivity to organizational

and human needs, leading to higher job

satisfaction and productivity.

Dimensi fleksibilitas adalah dimensi kualitas

sistem

informasi,

dapat

mengalami

perubahan sesuai dengan kondisi yang

diharapkan

tanpa

menggagu

atau

berdampak negatif pada kondisi yang sudah

ada. Jika diperlukan sistem dapat diperbaiki

sesuai kebijakan untuk mencapai tujuan

yang diharapkan (Horan, 2006). Indikator

dari fleksibilitas : mampu menyesuaikan

atas perubahan dan dapat berubah tanpa

mengganggu kondisi yang lain.

Dimensi efisiensi adalah dimensi kualitas

sistem informasi yang digunakan dengan

menggunakan sumber daya yang optimal

(Azhar Susanto, 2008:39). Indikator dari

efisiensi : menggunakan sumber daya yang

optimal dan SDM yang digunakan sesuai

dengan keahlian.

accessibility

adalah dimensi kualitas sistem informasi

dimana informasi yang diperlukan dapat

diakses dengan mudah dari sistem

informasi akuntansi (Todd, 2005:85).

accessibility

dan data tersedia dengan mudah dan cepat.

Siti Kurnia Rahayu, Lilis Puspitawati, Sri Dewi Anggadini