< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 6 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.12 No. 2

208

H a l a m a n

informasi akuntansi dianggap cukup baik,

namun jika ditingkatkan daya dorong yang

positif dalam diri para karyawan untuk

meningkatkan prestasi kerja akan lebih

baik. Kreativitas dan Inovasi para pengguna

sistem

akan

membantu

dalam

pengevaluasian sistem yang digunakan,

sehingga akan dapat terus meningkatkan

kualitas sistem informasi yang digunakan

dalam perusahaan.

PENUTUP

1. Terdapat pengaruh budaya organisasi

terhadap kualitas sistem informasi.

Masalah belum berkualitasnya sistem

informasi secara maksimal karena

budaya organisasi belum sepenuhnya

diterapkan dengan baik, seperti:

a)

Manajemen organisasi belum

maksimal mendorong sikap inovatif

anggota organisasi dalam melakukan

aktivitas

action

pengembangan

institusi

masih

belum

mencapai

hasil

yang

diharapkan.

b)

Karyawan belum sepenuhnya dapat

teamwork

untuk

meningkatkan hasil yang terbaik bagi

institusi.

c) Belum menjamin 100% aktivitas

kerja dalam melaksanakan tugas

pokok sesuai dengan aturan yang

diterapkan organisasi.

d) Tata ruang belum mencapai kondisi

yang

ideal

sehingga

belum

sepenuhnya mencapai kenyamanan

yang diharapkan.

e) Karyawan dalam bekerja belum

sepenuhnya dapat mengembangkan

diri untuk mendapatkan hasil yang

optimal

dalam

menyelesaikan

pekerjaan.

2. Untuk mewujudkan budaya organisasi

yang baik dan dihubungkan dengan

sistem informasi yang telah dianggap

cukup berkualitas walaupun belum

maksimal, maka :

a) Para

pengguna

di

lingkungan

Universitas

Komputer

Indonesia

perlu

melakukan

inovasi

dan

berkreasi serta berani mengambil

resiko untuk mempermudah dan

mempercepat pelaksanaan tugas.

Dengan

demikian

perlu

ditingkatkannya kreativitas dan daya

inovatif

para

manajemen

dan

karyawan agar sistem informasi

yang diterapkan lebih berkualitas.

b) Pengawasan atas aktivitas dilakukan

tidak

hanya

dalam

rangka

menerapkan jabatan struktural saja

tapi

menjadikannya

sebuah

kebiasaan sehingga akan tercipta

perilaku

yang

teratur

dalam

melaksanakan tugas pokok.

Siti Kurnia Rahayu, Lilis Puspitawati, Sri Dewi Anggadini