< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 4 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.13 No. 2

214

H a l a m a n

Tabel 2. Definisi Operasional dan Indikator Kearifan Lokal

Variabel

Definisi

Indikator

I. Pengetahuan

Lokal

oleh masyarakat lokal yang di-

manfaatkan secara individu atau

masyarakat, terkait dengan

pemanfaatan sumberdaya alam

secara lestari untuk memenuhi

ketahanan pangan rumah tangga

atau wilayah.

1. Pengetahuan peman-faatan

tanamam lokal.

2. Pengetahuan penyim-

panan untuk cadangan

pangan.

3. Pengetahuan sistem

pertanian tradisional

II. Keterampilan

Lokal

Keahlian dan kemampuan atau

kecerdasan masyarakat setem-pat

untuk menerapkan dan me-

manfaatkan pengetahuan (aspek

psikomotorik) yang sifatnya turun

temurun untuk meningkatkan

pendapatan.

1. Pelestarian keteram-pilan

lokal.

2. Pemanfaatan hasil kete-

rampilan

dalam

me-

ningkatkan pendapatan.

III. Proses Sosial

Lokal

Kearifan lokal yang dapat di-

pandang sebagai modal sosial

karena dibangun dengan ada-nya

nilai-nilai atau norma ber-sama,

dalam bentuk jaringan kerjasama

serta atas dasar kepercayaan

antar anggota dan pimpinan adat.

1. Kegiatan gotong–royong

2. Kepatuhan pada pim-pinan

atau pimpinan adat.

Penelitian dilakukan di Kecamatan Cisolok

Kabupaten Sukabumi dan Kecamatan Sala-

wu di Kabupaten Tasikmalaya, dengan

desa-desa sebagai unit analisis. Secara

keseluruhan, alur proses penelitian adalah

sebagai berikut:

Tuti Gantini