< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 8 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.13 No. 2

218

H a l a m a n

Karena nilai rata-rata (Mean) CFSI Dengan

Kearifan Lokal lebih kecil daripada nilai CFSI

Tanpa Kearifan Lokal, dan nilai Sig. = (½)

(0,000) = 0,000 lebih kecil dari taraf nyata

α = 5%; maka dapat disimpulkan bahwa

CFSI Tanpa Kearifan Lokal lebih besar

daripada CFSI dengan Kearifan Lokal.

Dengan kata lain, kerentanan terhadap

kerawanan pangan dengan kearifan lokal

lebih kecil daripada kerentanan terhadap

kerawanan pangan tanpa kearifan lokal,

sehingga kearifan lokal berpengaruh

terhadap ketahanan pangan.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

a. Model persamaan Indeks Komposit

Ketahanan Pangan tanpa

memperhitung-kan aspek kearifan lokal

adalah:

CFSI = 0,434 Ketersediaan + 0,455 KK

Miskin + 0,241 Jalan Rusak

+ 0,406 Akses Listri + 0,564 Gizi

Buruk + 0,296 Buta Huruf

- 0,174 AHH + 0,402 Air Bersih

Model persamaan Indeks Komposit

Ketahanan

Pangan

dengan

memperhitung-kan aspek kearifan lokal

adalah:

CFSI* = 0,211 Ketersediaan + 0,397 KK

Miskin + 0,266 Jalan Rusak +

0,412 Akses Listrik + 0,649 Gizi

Buruk + 0,505 Buta Huruf + 0,315

AHH + 0,443 Air Bersih-0,489

Kearifan Lokal

b. Metode pengukuran ketahanan pangan

wilayah yang memperhitungkan aspek

kearifan lokal memberikan gambaran

ketahanan pangan yang lebih baik

dibandingkan

dengan

tanpa

memperhitungkan aspek kearifan lokal di

desa-desa

di

Kecamatan

Cisolok

Kabupaten Sukabumi dan Kecamatan

Salawu Kabupaten Tasikmalaya.

Saran

a. Memperhatikan nilai-nilai kearifan lokal

yang masih kental dan dipertahankan

oleh masyarakat lokal, tercermin adanya

upaya

keberlanjutan

dalam

aspek

kehidupan mereka. Sehubungan dengan

itu pembangunan pertanian dengan

paradigma pembangunan berkelanjutan

yang

telah

dicanangkan

perlu

diimplementasikan pada semua aspek

kehidupan.

b. Nilai-nilai kearifan lokal yang dapat

dipandang

sebagai

modal

sosial,

sebaiknya mulai dipertimbangkan untuk

diperhitungkan

pula

dalam

setiap

langkah

penyusunan

kebijakan

pembangunan pertanian.

c. Indikator-indikator dalam aspek kearifan

lokal sangat bergantung pada spesifikasi

wilayah, sehingga dimungkinkan terdapat

indikator lain di wilayah yang berbeda.

Tabel 4. Group Statistics

Kelompok

N

Mean

Std. Deviation

CFSI

Tanpa Kearifan Lokal

21

32.9215076 29.26357861

Dengan Kearifan Lokal

21

18.279800 26.89298606

Tuti Gantini