Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 1 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.13 No. 2

119

H a l a m a n

DESAIN MULTIMEDIA INTERAKTIF ALAT BANTU BELAJAR SISTEM REPRODUKSI

MANUSIA UNTUK USIA REMAJA

DENI ALBAR, WIRA MAHARDIKA, SYARIP YUNUS

Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Desain

Universitas Komputer Indonesia

Materi pelajaran tentang reproduksi menjadi hal yang membuat orang tabu dan

enggan untuk diperbincangkan, baik dari orang tua kepada anak remajanya

atau pun diantara kalangan masyarakat yang lain. Pengetahuan mengenai

reproduksi bagi anak usia remaja merupakan ilmu pengetahuan yang

didapatkan melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) khususnya di

mata pelajaran Biologi tingkat pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Kajian

tentang perancangan media yang mampu menyampaikan informasi reproduksi

yang sesuai dengan gaya hidup anak remaja ini menjadi penting untuk dibahas

untuk menjawab tantangan jaman. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah

menghasilkan sebuah pengetahuan yang diaplikasikan kedalam media yang

dapat membantu memudahkan masyarakat, khususnya orang tua, guru

maupun anak remaja dalam mempelajari sistem reproduksi pada manusia

dengan cara yang lebih informatif, menyenangkan dan sesuai dengan teknologi

informasi saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah

penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimental guna

menghasilkan suatu kesimpulan awal yang dapat diaplikasikan kedalam bentuk

media interaktif. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah; Media

pembelajaran interaktif mampu memotivasi pengguna media untuk tetap

menggunakan media tanpa adanya paksaan yang bersifat eksternal; Materi

yang diberikan sebaiknya dibuat bertahap sehingga pengguna tidak secara acak

dan kebingunan dalam mengakses materi; Penggambaran ilustrasi tokoh dan

latar yang disederhanakan dengan referensi pengetahuan pengguna dapat

menarik dan diterima.

Keywords :

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Remaja merupakan usia yang sering

dianggap rentan dalam pergaulan. Tidak

sedikit kalangan remaja yang terjebak

dalam hal negatif karena kurangnya

pengetahuan. Dari sekian banyak hal yang

cukup tabu untuk dibicarakan dilakangan

masyarakat, salah satunya adalah tentang

reproduksi. Reproduksi menjadi hal yang

m e m b ua t

o r a ng

e ng g an

u nt uk

diperbincangkan, baik dari orang tua

kepada anak remajanya atau pun diantara

kalangan masyarakat yang lain.

Pembicaraan mengenai reproduksi

dianggap tabu dan risih untuk dibahas.

K e b a n y ak an

o r a ng

m e n gg a ng a p

bidang

DESAIN