< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18Page 19Page 20Page 21Page 22

Page 12 of 22
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.13 No. 2

154

H a l a m a n

Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan

Usaha Kementerian KUMKM Emilia Suhaimi

mengatakan potensi pengusaha UKM di

Jabar menembus pasar ekspor sangat besar

terutama di lini fashion busana muslim.

“Sisanya potensi datang dari sektor per-

tanian, produk makanan, herbal, dan furni-

ture,” katanya di Bandung.

Kementerian

Perdagangan (Kemendag) merilis ada be-

berapa produk UMKM Indonesia yang masih

dicari dengan jumlah permintaan cukup

banyak. "Sebetulnya kalau kita lihat dari

Gambar 3. Prosedur Ekspor

IMPORTIR

BANK LUAR

NEGERI

BANK DALAM

NEGERI

EKSPORTIR

PELAYARAN

INSTANSI

EKSPOR

ASURANSI

KEDUTAAN

ASING

D

E

F

G

PRODUSEN

LUAR NEGERI

DALAM NEGERI

A

B

C

I

B

Keterangan:

1. Eksportir menerima order (pesanan)

dari langganan luar negeri (B-A)

2. Bank memberitahu telah dibukanya L/C

untuk dan atas nama eksportir (H-A)

3. Eksportir

menempatkan

pesanan

kepada leveransir maker pemilik

barang/ produsen (A-C)

4. Eksportir

menyelenggarakan

pengepakan barng khusus untuk

diekspor (sea-worthy packing) (A)

5. Eksportir memesan ruangan kapal

(booking) dan mengeluarkan shipping

order pada maskapai pelayaran (A-D)

6. Eksportir menyelesaikan semua formulir

ekspor dengan semua instansi ekspor

yang berwenang (A-E)

7. Eksportir menyelenggarakan pemuatan

barang ke atas kapal, dengan atau

tanpa mempergunakan perusahaan

ekspedisi (A-D)

8. Eksportir mengurus billof lading dengan

maskapai pelayaran

9. Eksportir menutup asuransi laut dengan

maskapai asuransi (A-F)

10.Menyiapkan faktur dan dokumen-

dokumen pengapalan lainnya

11.Mengurus consular invoice dengan

trade councelor kedutaan negara

importir (A-G)

12.Menarik wesel kepada opening bank

dan menerima hasilnya dari negotiating

bank (A-H)

Supriyati, Hery Dwi Yulianto, Apriani Puti Purfini