< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 4 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.13 No. 1

48

H a l a m a n

arduino sehingga praktis tidak diperlukan

sumber daya dari luar. Saat mendapat

suplai daya, lampu LED indikator daya pada

board arduino akan menyala menandakan

bahwa ia siap bekerja.

Gambar 4. Pengujian Board Arduino

Pada board arduino uno terdapat sebuah

LED kecil yang terhubung ke pin no 13. LED

ini dapat digunakan sebagai output saat

seoarang pengguna membuat sebuah

program dan ia membutuhkan sebuah

penanda dari jalannya program tersebut. Ini

adalah cara praktis saat pengguna

melakukan

uji

coba.

Umumnya

mikrokontroler pada board arduino telah

memuat sebuah program kecil yang akan

menyalakan tersebut berkedip-kedip dalam

jeda satu detik. Jadi sangat mudah untuk

menguji apakah sebuah board arduino baru

dalam kondisi baik atau tidak, cukup

sambungkan board itu dengan sebuah

komputer dan perhatikan apakah LED

indikator daya menyala konstan dan LED

dengan pin 13 itu menyala berkedi-kedip.

Struktur, setiap program arduino (biasa

disebut sketch) mempunyai dua buah fungsi

yang harus ada, yaitu:

a. Void setup() { ... } , semua kode didalam

kurung kurawal akan dijalankan hanya

satu kali ketika program arduino

dijalankan untuk pertama kalinya.

b. Void loop() { ... } , fungsi ini dijalankan

setelah setup (fungsi void setup) selesai.

Setelah dijalankan satu kali fungsi ini

akan dijalankan kembali, dan lagi secara

terus menerus samapi catu daya (power)

dilepaskan.

Syntax, berikut ini adalah elemen bahasa c

yang dibutuhkan untuk format penulisan :

a. // (komentar satu baris), kadang

diperlukan untuk memberi catatan pada

diri sendiri apa arti dari kode-kode yang

dituliskan. Cukup menuliskan dua buah

garis miring dan apapun yang kita

ketikan dibelakangnya akan diabaikan

oleh program.

b. /* (komentar banyak baris), jika Anda

mempunyai banyak catatan, maka hal

tersebut dapat dituliskan pada beberapa

baris sebagai komentar. Semua hal yang

terletak di anatara dua simbol tersebut

akan diabaikan oleh program.

c. { ... } atau kurung kurawal, digunakan

untuk

mendefinisikan

kapan

blok

program mulai dan berakhir (digunakan

juga pada fungsi dan pengulangan).

d. ; (titik koma), setiap barus kode harus

diakhiri dengan tanda titik koma (jika

ada titik koma yang hilang maka

program tidak akan bisa dijalankan.

Variabel, sebuah program secara garis

besar didefinikan sebagai instruksi untuk

memindahkan angka dengan cara yang

cerdas. Variabel inilah yang digunakan

untuk memudahkannya.

a. Int (integer), digunakan untuk

menyimpan angka dalam 2 byte (16 bit).

Tidak mempunyai angka desimal dan

menyimpan nilai dari -23.768 s/d

32.767.

b. Long, digunakan ketika integer tidak

mencukupi lagi. Memakai 4 byte (32 bit)

dari memori RAM dan mempunyai

rentang nilai dari -2.147.648 s/d

2.147.483.647.

c. Boolean, variabel sederhana yang

digunakan untuk menyimpan nilai TRUE

(benar) atau FALSE (salah). Sangat

berguna karena hanya menggunakan 1

bit dari RAM.

d. Float, digunakan untuk angka desimal

(floating point). Memakai 4 byte (32 bit)

dari RAM dan mempunyai rentang nilai

dari

-3,4028235E+38

s/d

Sutono