< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 5 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.13 No. 1

49

H a l a m a n

3,4028235E+38.

e. Char (character), menyimpan 1 karakter

menggunakan kode ASCII (misalnya ‘A’

= 65). Hanya memakai 1 byte (8 bit) dari

RAM.

Operator

Matematika,

operator

yang

digunakan untuk memanipulasi angka

(bekerja

seperti

matematika

yang

sederhana).

a. = (sama dengan), membuat sesuatu

menjadi sama dengan nilai yang lain

(misalnya: x = 10 * 2, x = 20).

b. %(persen), menghasilkan sisa dari hasil

pembagian suatu angka yang lain

(misalnya : 12 % 10, ini akan

menghasilkan ngka 2).

c. + ( p l u s ) ,

m e r u p a k a n

o p e r a s i

penjumlahan.

d. - (minus), operasi pengurangan.

e. * (asteris), operasi perkalian.

f. / (garis miring), operasi pembagian.

Operator Pembanding, digunakan untuk

mebandingkan nilai logika.

a. == (sama dengan), misalnya: 12 == 10

adalah FALSE (salah) atau 12 == 12

adalah TRUE (benar).

b. != (tidak sama dengan), misalnya: 12 !=

10 adalah TRUE (benar) atau 12 != 12

adalah FALSE (salah).

c. < (lebih kecil dari), misalnya: 12 < 10

adalah FALSE (salah) atau 12 < 12

adalah FALSE (salah) atau 12 < 14

adalah TRUE (benar).

d. > (lebih besar dari), misalnya: 12 > 10

adalah TRUE (benar) atau 12 > 12

adalah FALSE (salah) atau 12 > 14

adalah FALSE (salah).

Struktur Pengaturan, program sangat

tergantung pada pengaturan apa yang akan

dijalankan berikutnya. Berikut ini adalah

elemen dasar pengaturan.

a. If ... else, dengan format seperti berikut

ini:

If(kondisi) { ... }

Else if(kondisi) { ... }

Else { ... }

Dengan struktur seperti diatas program

akan menjalankan kode yang ada di

dalam kurung kurawal jika kondisinya

TRUE, dan jika tidak (FALSE) maka akan

diperiksa apakah kondisi pada else if

dan jika kondisinya FALSE maka kode

pada else yang akan dijalankan.

b. For, dengan format penulisan sebagai

berikut:

For(int i = 0; i < #pengulangan; i++) { ... }

Digunakan bila Anda ingin melakukan

pengulangan kode program di dalam

kurung kurawal beberapa kali, ganti

#pengulangan

dengan

jumlah

pengulangan

yang

diinginkan.

Melakukan perhitungan ke atas (++)

atau ke bawah (--).

Digital

a. pinMode(pin, mode), digunakan untuk

menetapkan mode dari suatu pin, pin

adalah nomor pin yang akan digunakan

sebagai port dari 0 s/d 19 (pin analog 0

s/d 5 adalah 14 s/d 19). Mode yang

bisa digunakan adalah INPUT atau

OUTPUT.

b. digitalWrite(pin, value), ketika sebuah

pin ditetapkan sebagai OUTPUT, pin

tersebut dapat dijadikan HIGH (+5 volt)

atau LOW (ground).

c. digitalRead(pin), ketika sebuah pin

ditetapkan sebagai INPUT, maka Anda

dapat menggunakan kode ini untuk

mendapatkan nilai pin tersebut apakah

HIGH (+5 volt) atau LOW (ground).

Analog, arduino adalah mesin digital tetapi

mempunyai kemampuan untuk beroperasi

di dalam analog.

a. analogWrite(pin, value), beberapa pin

pada arduino mendukung PWM (pulse

width modulation) yaitu pin 3, 5, 6, 9,

10,11. Ini dapat merubah pin hidup (on)

atau mati (off) dengan sangat cepat

sehingga membuatnya dapat berfungsi

layaknya keluaran analog. Value (nilai)

pada format kode tersebut adalah

angka antara 0 (0% duty cycle ~ 0 volt)

dan 255 (100% duty cycle ~ 5 volt).

b. analogRead(pin), ketika pin analog

ditetapkan sebagai INPUT Anda dapat

membaca keluaran voltase-nya.

Keluarannya berupa angka antara 0

(untuk 0 volt) dan 1024 (untuk 5 volt).

Sutono