< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 10 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.14 No. 1

150

H a l a m a n

Gambar 12. Kurva rata2 throughput malam

Pengujian kedua dilakukan pada siang hari,

dengan kondisi bebas halangan. Pengujian

dilakukan antara jam 12.00 WIB hingga jam

17.00 WIB. Perlakuan data pada siang hari

sama dengan perlakuan data pada malam

hari. Yaitu dengan jarak 1 sampai dengan

20 meter, dengan peng-ambilan data

sampling sebesar 20 data tiap meternya.

Pada jarak 1 sampai dengan 3 meter,

pengiriman data berlangsung dengan

sempurna, tanpa ada kesalahan pada stiap

datanya.

Tabel 7. Nilai throughtput pada siang hari (1

meter)

Pada saat pengujian 4 meter adalah awal

terjadinya kesalahan pengiriman data. Be-

gitu seterusnya sampai pengujian pada

jarak 20 meter. Kesalahan disebabkan

lebih awal disebabkan karena kondisi pengi-

riman data pada saat siang hari. Kondisi

dalam keadaan panas terik, matahari bersi-

nar dengan terang dan lagit cerah berawan.

throughput

pengujian 4 meter.

Tabel 8. Nilai throughtput saat 4 meter

(siang)

Dari data diatas terlihat adanya nilai

throughtput yang sangat rendah, yaitu pada

data ke 1, 3, 5, 10 dan 11.

Tidak berbeda jauh dengan hasil pengujian

throughput jarak 5 meter – 20 meter. Besar

throughput

banyak kesalahan dalam pengiriman datan-

ya. Hasil throughput pada saat jarak 20

meter semakin kecil dan berbeda luma-

throughput

meter pada saat malam hari. Berikut data

keberhasilan pengiriman data pada jarak 20

meter.

Bambang Supeno, Tri Rahajoeningroem, Jessica Sidauruk