< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 11 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.14 No. 1

151

H a l a m a n

Bambang Supeno, Tri Rahajoeningroem, Jessica Sidauruk

Tabel 9. Pengujian throughtput pada jarak

20 m

throughput

yang semakin rendah dibandingkan hasil

throughput pada saat pengujian pertama

(malam hari). Hal ini disebabkan karena

adanya interferensi cahaya pada saat pengi-

riman data. LED inframerah sangan di-

pengaruhi oleh sinar – sinar seperti sinar

tampak, ultraviolet, dan lain sebagainya.

Begitu juga dengan sinar matahari, pengi-

riman data sangat berpengaruh walaupun

modul sudah berada didalam lensa, tetapi

berkas sinar yang dikirim dan diterima

terkena interferensi cahaya matahari, se-

hingga pengiriman data tidak sepe-

nuhnya berhasil. Selain itu, sekitar pukul

15.30 WIB – 16.30 WIB terdapat hujan.

Sebelum hujan turun, kondisi pada saat

pengujian berangin sedikit kencang dan

disusul kemudian dengan hujan.

Tabel 10

.

throughput

Dari kedua pengujian tersebut, dapat di-

peroleh bahwa besarnya nilai throughput

lebih kecil pada saat pengujian di siang hari

atau pengujian kedua.

throughput

Hal ini disebakan karena adanya caha-

ya matahari yang mempengaruhi pengi-

riman data, hujan, angin dan faktor

lainnya. Penjelasannya adalah sebagai

berikut, cahaya matahari memiliki elemen