< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 12 of 12

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.14 No. 1

152

H a l a m a n

spektrum infra merah. Sedangkan fotodioda

sangat peka terhadap inframerah, sehingga

berakibat nilai data yang dikirim pemancar

tercampur

dengan

cahaya

matahari,

menjadi besaran nilai yang baru. Berikut

hasil kurva atau grafik perbandingan besar

throughput pada saat pengujian siang hari

dan pengujian malam hari.

Gambar 14. Gambar 13. Kurva rata2

throughput

Dari hasil perbandingan ini, ada baiknya

bahwa lensa pada penutup lebih besar lagi,

sehingga sinar yang dikirim penyebarannya

makin luar dan titik fokusnya makin lebar.

Selain itu, alat dapat dikembangkan lagi

dengan menambah sistem kendali pada

teropong atau penutup untuk pergeseran

pencarian berkas sinar pengiriman secara

otomatis tidak manual lagi.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil eksperimen di atas,

dapat disimpulkan bahwa nilai throughput

saat malam hari lebih baik/tinggi dibanding

saat siang hari. Hal ini dikarenakan, saat

siang hari nilai throughput pada sensor

fotodioda dipengaruhi oleh noise infra

merah yang berasal dari spektrum sinar

matahari.

1. Nilai throughput malam hari, rata-rata =

20,196

2. Nilai throughput siang hari, rata-rata =

12,411

Adapun saran yang bisa diberikan untuk

perbaikan penulisan lebih lanjut adalah

sebagai berikut.

1. Menambah daya pancar, sehingga alat

dapat menjangkau area lebih jauh.

2. Menerapkan kendali otomatis pada

sistem pencarian sinyal di antena optik

untuk mendapatkan pancaran sinyal

paling optimal

DAFTAR PUSTAKA

Analisa

Throughput Sistem Komunikasi Optik

Ruang Bebas (KORUB) Two Sites

(2014)

Alaydrus,Mudrik.,

Saluran

Transmisi

Telekomunikasi (2009),

Haryadi, Sigit & Martinus Hadi Satria,

Wireless Optical Communication Untuk

Penggunaan Luar Lapangan (2004),

Hayt, William H,JR,

Elektromagnetika

Teknologi

Bambang Supeno, Tri Rahajoeningroem, Jessica Sidauruk