< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 5 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.14 No. 1

145

H a l a m a n

Bit Error Rates

bit

gan transmisi yang ditafsirkan sebagai

keadaan rendah atau sebaliknya, kemudian

bit

atau dikirim atau diproses selama beberapa

bit

errorbitbit

diterima dari suatu aliran data melalui jalur

komunikasi yang telah berubah karena

noise

interferensi

distorsibit.

Signal to Noise Ratio

bandingan antara sinyal yang dikirim

noise

mengetahui besar-nya pengaruh redaman

sinyal terhadap sinyal yang ditransmisikan.

SNR dapat dihitung dengan menggunakan

Persamaan:

Dimana:

SNR : Signal to Noise Ratio (dB)

Pr : Daya yang diterima receiver (dBm)

No : Daya Noise Saluran Transmisi (dBm)

Secara matematis, enkripsi dengan mode

CBC dinyatakan sebagai

Dan dekripsi sebagai

Dalam hal ini

initialization vector)

dapat diberikan oleh pengguna atau dibang-

kitkan secara acak oleh program.

tidak

mempunyai makna, ia hanya digunakan

ciphertext

unik.

METODOLOGI PENELITIAN

Free Space Optik

satu alternatif untuk menggantikan sistem

wireless

agasinya

memung-kinkan,

serta

bila

masalah isu lisensi frekuensi dan

masalah

interferensi

gelombang,

membatasi perkembangan RF. Teknologi

optical wireless

yang cukup baik. Pada kondisi propagasi

yang baik, teknologi ini menawarkan

bandwidth

mencapai lebih dari 1 Gbps , maka

tek-nologi ini dikembangkan untuk

kepentingan ke-butuhan data rate yang

sangat tinggi. Seperti halnya fiber optik,

optical

wireless

juga

me-nawarkan

kapasitas data yang sangat besar.

Pada prinsipnya sistem ini mirip dengan

sistem komunikasi optik yang memakai

serat optik yakni memakai sumber cahaya

(laser)

pada

sisi

pemancar

dan

menggunakan detektor foto pada sisi

penerima. Demikian pula modulasi, pen-

driving

guatan pada bagian pemancar (T

x

) dan pen-

erima (R

x

) dapat dianggap sama dan tidak

memerlukan perubahan, yang berbeda

adalah pada media transmisinya.

Gambar 3. Konsep FSO standar dan dengan

lensa

(Sumber: KORUB, Widiyanto, 2012)

Pada sistem ini antara pemancar dan

pe-nerima harus benar-benar jarak

(Line Of Sight, LOS).

Demikian pula berkas cahaya yang

terpancar dari pemancar harus dalam

Bambang Supeno, Tri Rahajoeningroem, Jessica Sidauruk