Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6

Page 1 of 6
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.14 No. 1

41

H a l a m a n

PERBANDINGAN MODEL WATERFALL DAN PROTOTYPING

UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

RANI SUSANTO, ANNA DARA ANDRIANA

Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Universitas Komputer Indonesia

System Development Life Cycle

adalah metodologi umum yang digunakan untuk mengembangkan sistem

informasi. SDLC terdiri dari beberapa fase yang dimulai dari fase perencanaan,

analisis, perancangan, implementasi hingga pemeliharaan sistem. Konsep SDLC

ini mendasari berbagai jenis model pengembangan perangkat lunak untuk

membentuk suatu kerangka kerja untuk perencanaan dan pengendalian

pembuatan sistem informasi. Model-model SDLC yang sering digunakan antara

WaterfallPrototyping

perangkat lunak ini terdapat di salah satu materi di mata kuliah Analisis dan

Desain Sistem Informasi yang ada di program studi Teknik Informatika yaitu di

Bab 2 Pengembangan Sistem Informasi.

Hasil perbandingan dari kedua model tersebut menyatakan bahwa model

waterfall

artinya sistem dapat diidentifikasi semua kebutuhannya dari awal dengan

spesifikasi yang umum. Sesuai dengan karakteristik model ini, contoh topik

Tugas Akhir/Skripsi yang cocok jika menggunakan model ini adalah tugas akhir/

skripsi yang memiliki tujuan untuk membangun sebuah sistem dari awal yang

mengumpulkan kebutuhan sistem yang akan dibangun sesuai dengan topik

penelitian yang dipilih sampai dengan produk tersebut diuji. Sedangkan

prototyping

customizesoftware

kebutuhan (bahkan situasi atau kondisi) tertentu. Sesuai dengan karakteristik

model ini contoh topik Tugas Akhir/Skripsi yang cocok jika menggunakan model

ini adalah tugas akhir/skripsi yang memiliki tujuan untuk mengimplementasikan

KeywordsSystem Development Life Cycle, Waterfall, Prototype

PENDAHULUAN

System Development Life Cycle

lebih dikenal dengan istilah SDLC adalah

metodologi umum yang digunakan untuk

mengembangkan sistem informasi. SDLC

terdiri dari beberapa fase yang dimulai dari

fase perencanaan, analisis, perancangan,

implementasi hingga pemeliharaan sistem.

Konsep SDLC ini mendasari berbagai jenis

model pengembangan perangkat lunak

untuk membentuk suatu kerangka kerja

untuk perencanaan dan pengendalian

pembuatan sistem informasi. Model-model

SDLC yang sering digunakan antara lain

WaterfallPrototyping

Waterfall

SDLC yang sering digunakan atau sering

disebut juga dengan model konvensional

bidang

TEKNIK