< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 9 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.15 No. 1

11

H a l a m a n

a. Gadai menurut hukum perdata

disamping berprinsip tolong meno-

long juga menarik keuntungan

dengan cara menarik bunga atau

sewa modal.

b. Dalam hukum perdata hak gadai han-

ya berlaku pada benda yang berge-

rak.

c. Adanya istilah bunga (memungut

biaya dalam bentuk bunga yang ber-

sifat akumulatif dan berlipat ganda).

d. Menarik bunga 10% - 14% untuk

jangka waktu 4 bulan, plus asuransi

sebesar 0,5% dari jumlah pinjaman.

Jangka waktu 4 bulan itu bisa terus

diperpanjang, selama nasabah mam-

pu membayar bunga.

2. Pegadaian Syariah

a. Rahn dalam hukum Islam dilakukan

secara sukarela atas dasar tolong

menolong tanpa mencari keuntungan

dan tanpa penarikan bunga.

b. Rahn berlaku pada seluruh benda

baik harus yang bergerak maupun

yang tidak bergerak.

c. Dalam rahn tidak ada istilah bunga

(biaya penitipan, pemeliharaan, pen-

jagaan dan penaksiran). Yang ada

biaya sewa tempat dan biaya admin-

istrasi.

d. Rahn menurut hukum Islam dapat

dilaksanakan tanpa melalui suatu

lembaga. Hanya memungut biaya

(termasuk asuransi barang) bisa sam-

pai sebesar 4% untuk jangka waktu 2

bulan. Bila lewat 2 bulan nasabah tak

mampu menebus barangnya, masa

gadai bisa diperpanjang dua periode.

Jadi Total waktu maksimalnya 6 bu-

lan. Tidak ada tambahan pungutan

biaya untuk perpanjangan waktu.

Perlakuan Akuntansi Dalam Transaksi Pem-

biayaan Pegadaian Syariah

a. Bagi pihak yang menerima gadai

(Murtahin)

b. Pada saat menerima barang gadai tidak

dijurnal tetapi membuat tanda terima

atas barang.

c. Bagi pihak yang menggadaikan (Rahin)

d. Pada saat menyerahkan aset tidak dijur-

nal, tetapi menerima tanda terima atas

penyerahan aset serta membuat penjela-

san atas catatan akuntansi atas barang

yang digadaikan.

PENUTUP

Operasionalisasi gadai syariah yang diterap-

kan secara umum, telah sesuai dengan prin-

sip-prinsip syariah. Kelebihan-kelebihan

Pegadaian Syariah dibandingkan dengan

lembaga keuangan atau non keuangan

lainnya adalah : (1)Persyaratan yang sangat

sederhana, sehingga memudahkan kon-

sumen dalam memenuhinya; (2)Prosedur

yang sangat sederhana, sehingga memung-

kinkan konsumen memperoleh dana dalam

waktu kurang dari 15 menit; (3)

Keanekaragaman barang yang dapat dijadi-

kan jaminan, angsuran ringan tidak diten-

tukan jumlahnya dan dapat diangsur sesuai

kemampuan dengan jangka waktu 120 hari;

(4)Cukup dipungut biaya administrasi dan

biaya ijarah; (5)Pihak pegadaian tidak mem-

permasalahkan tujuan penggunaan uang

tersebut, sehingga konsumen dapat me-

manfaatkan uang tersebut untuk kepent-

ingan apa saja; (6)Dapat dilunasi sewaktu-

waktu, maupun diperpanjang dengan mem-

bayar biaya administrasi dan biaya ija-

rahnya.

Sedangkan kekurangan Pegadaian Syariah

dibandingkan lembaga keuangan atau non

keuangan lainnya adalah sebagai berikut :

(1)Harus ada jaminan barang bergerak yang

mempunyai nilai; (2)Barang bergerak yang

dijadikan jaminan harus diserahkan kepada

Perum Penggadaian; (3)Jumlah kredit gadai

masih terbatas untuk jenis emas dan ber-

lian pada kota-kota besar; (4)Belum semua

masyarakat memahami mengenai sistem

dari gadai syariah; (5)Belum memiliki visi

Sri Dewi Anggadini