< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 10 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.15 No. 1

22

H a l a m a n

studi akan terwujud apabila UNIKOM

mampu

mengimplementasikan

pemanfaatan teknologi informasi yang

handal dan iklim organisasi yang kondusif,

secara bersamaan, selanjutnya didukung

oleh pembentukan manajemen kinerja yang

efektif. Dengan demikian hasil penelitian ini

dapat dikemukakan bahwa manajemen

kinerja yang efektif mampu berperan

sebagai faktor perantara yang menguatkan

pengaruh pemanfaatan teknologi informasi

dan iklim organisasi terhadap kinerja

program

studi

(manajemen

kinerja

merupakan

variabel

intervening

full

intervening

Selanjutnya berdasarkan hasil penelitian

dan pembahasan tersebut, dapat dijelaskan

bahwa tinggi rendahnya kinerja Program

Studi di UNIKOM tidak ditentukan secara

langsung oleh pemanfaatan teknologi

informasi dan iklim organisasi, melainkan

harus didukung oleh manajemen kinerja

yang efektif.

Melalui hasil penelitian ini, diharapkan

memiliki

kegunaan

dan

dapat

dipertimbangkan

untuk

membantu

menyusun

langkah-langkah

strategis

pimpinan UNIKOM khsunya dan Perguruan

Tinggi

umumnya

dalam

upaya

meningkatkan kinerja program studi melalui

peningkatan

pemanfaatan

teknologi

informasi yang lebih handal dan iklim

organisasi yang kondusif serta didukung

oleh manajemen kinerja yang efektif.

Program manajemen kinerja pada dasarnya

adalah sebuah proses dalam manjemen

sumber daya manusia. Istilah “manajemen”

dalam

program

tersebut

mempunyai

implikasi bahwa kegiatan tersebut harus

dilaksanakan sebagai sebuah proses

manajemen yang umum yang dimulai

dengan penetapan tujuan dan sasaran dan

diakhiri dengan evaluasi.

KESIMPULAN

Berdasarkan

hasil

analisis

dan

pembahasan,

maka

penelitian

ini

menghasilkan kesimpulan sebagai berikut:

1. Kinerja program studi belum sesuai

dengan harapan pinstitusi UNIKOM,

manajemen kinerja penerapannya

belum terintegrasi antara perencanaan

kinerja, penilaian kinerja dan umpan

baliknya.

Selanjutnya

pemanfaatan

teknolog

informasi

belum

diimplementasikan secara tepat, dan

untuk iklim organisasi sudah cukup

kondusif dalam lingkungan UNIKOM.

2. Pemanfaatan teknologi informasi yang

yang

terintegrasi

antara

software,

hardware dan brainware dengan iklim

organisasi

yang

kondusif

mampu

membentuk manajemen kinerja yang

efektif. Hal ini berarti manajemen kinerja

menjadi efektif apabila didukung oleh

pemanfaatan teknologi informasi yang

handal dan dalam lingkungan iklim

organisasi yang kondusif. Selanjutnya

pemanfaatan teknologi informasi dan

iklim

organisasi

belum

mampu

mewujudkan capaian kinerja program

studi yang optimal.

3. Kinerja program studi dapat dicapai

secara optimal melalui manajemen

kinerja yang efektif yang didukung oleh

pemanfaatan teknologi informasi yang

handal dengan iklim organisasi yang

kondusif.

Dalam

penelitian

ini

manajemen kinerja yang dominan dalam

mewujudkan kinerja program studi.

Artinya Kinerja program studi dapat

diwujudkan secara optimal apabila

program studi menerapkan manajemen

kinerja yang efektif yang didukung oleh

pemanfaatan teknologi informasi yang

handal dan teritegrasi dengan iklim

organisasi yang kondusif.

Eddy Soeryanto Soegoto