< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14

Page 12 of 14
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.15 No. 1

36

H a l a m a n

kecil dari tingkat kesalahan yang dapat

diterima sebesar 5%.

Hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa

dengan tingkat kepercayaan 95% terdapat

pengaruh tingkat suku bunga KPR terhadap

jumlah pengajuan KPR PT. Bank Rakyat

Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang

Pamanukan. Berdasarkan perhitungan di

atas,

maka

digambarkan

daerah

penerimaan

atau

penolakan

sebagai

berikut :

Wati Aris Astuti, Novi Nurmala Dewi

Gambar 1. Hasil Uji Dua Pihak Daerah Penerimaan dan Penolakan Hipotesis

KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan hasil analisis terhadap data

penelitian yang diperoleh berkaitan dengan

suku bunga KPR dan jumlah pengajuan

KPR PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero)

Tbk. Kantor Cabang Pamanukan dapat di-

ambil kesimpulan sebagai berikut

:

1. Kesimpulan

a. Dari data yang diperoleh terlihat bahwa

pada tahun 2003-2009 per triwulanan

tingkat suku bunga KPR pada PT. Bank

Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor

Cabang

Pamanukan

mengalami

kenaikan dan penurunan. Kenaikan dan

Penurunan tingkat suku bunga KPR

tersebut disebabkan oleh Perubahan

kondisi perekonomian di Indonesia

seperti kenaikan harga BBM dan

perkiraan inflasi seperti yang terjadi

tahun 2005 dan tahun 2008 yang

menyebabkan

BI

sebagai

otoritas

moneter menaikkan BI ratenya sehingga

mengakibatkan

PT.

Bank

Rakyat

Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang

Pamanukanpun

menaikkan

suku

bunganya. Selain itu kenaikan tersebut

disebabkan oleh keberadaan resiko

pada

pinjaman.

Penurunan

suku

bungapun terjadi bila keadaan ekonomi

mulai stabil sehingga BI menurunkan BI

ratenya kembali.

b. Dari hasil analisis diketahui bahwa dipe-

roleh koefisien regresi tingkat suku bun-

ga KPR terhadap jumlah pengajuan KPR

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kantor Cabang Pamanukan memiliki

tanda negatif hal tersebut menunjukkan

bahwa Jika variabel X yaitu tingkat suku

bunga KPR meningkat maka jumlah

pengajuan KPR akan turun, begitupun

sebaliknya. Kemudian diperoleh tingkat

hubungan antara suku bunga KPR

terhadap jumlah pengajuan KPR PT.

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kantor Cabang Pamanukan melalui

pearson. Besarnya n

korelasi yang diperoleh masuk kategori

hubungan cukup kuat dan signifikan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa

terdapat pengaruh tingkat suku bunga

KPR terhadap jumlah pengajuan KPR

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kantor Cabang Pamanukan. Hal tersebut

sesuai dengan teori yang dikemukakan

oleh Frederic S. Mishkin yaitu semakin

tinggi tingkat suku bunga maka semakin