Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 1 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.15 No. 2

179

H a l a m a n

LEVERAGE

AUDIT DELAY

(STUDI PADA PERUSAHAAN PERDAGANGAN, JASA DAN INVESTASI YANG

TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2013-2015)

DEVRI PRANANDA S, WILLY S YULIANDARI, SISKA P YUDOWATI

Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Telkom University

Pada umumnya perusahaan yang telah go public akan menerbitkan laporan

keuangan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Namun, masih terdapat

beberapa perusahaan yang mengalami keterlambatan dalam menerbitkan

laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Leverage,

Kompleksitas Operasi Perusahaan, Reputasi Auditor dan Laba/Rugi Operasi

Perusahaan terhadap Audit Delay pada Perusahaan Perdagangan, Jasa dan

Investasi yang terdapat pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2015.

Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari data laporan

keuangan. Teknik pemilihan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling

dan diperoleh 66 perusahaan dengan periode penelitian pada tahun 2013-

2015. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi data

panel dengan menggunakan software Eviews versi 9. Hasil penelitian

menunjukkan bahwa secara simultan Leverage, Kompleksitas Operasi

Perusahaan, Reputasi Auditor dan Laba/Rugi Operasi Perusahaan berpengaruh

signifikan terhadap Audit Delay. Sedangkan secara parsial, Kompleksitas

Operasi Perusahaan dan Reputasi Auditor berpengaruh positif signifikan

terhadap Audit Delay, Laba/Rugi Operasi Perusahaan berpengaruh negatif

signifikan terhadap Audit Delay. Sedangkan Leverage tidak berpengaruh

terhadap Audit Delay.

KeywordsLeverage, Kompleksitas Operasi Perusahaan, Reputasi Auditor dan

Laba/Rugi Operasi Perusahaan, Audit Delay

PENDAHULUAN

terjadi

biasanya

disebabkan

oleh

audit delay.

diakrenakan Laporan keuangan tahunan

harus disampaikan kepada Bapepam

selambat - lambatnya pada akhir bulan

ketiga setelah tanggal laporan keuangan

tahunan (90 hari). Laporan keuangan

tahunan harus disampaikan dalam bentuk

laporan keuangan yang telah di audit. Jika

laporan keuangan tidak disampaikan

sesuai dengan ketentuan yang telah

ditetapkan oleh Bapepam (90 hari),

perusahaan akan mendapatkan kerugian

baik dari segi informasi maupun finansial.

Oleh karena itu melakukan penelitian faktor

bidang

EKONOMI