< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 6 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.8, No. 1

112

H a l a m a n

mesin sesuai dengan urutan proses yang

Layout

ditunjukkan bahwa mesin, manusia serta

komponen-komponen bergerak menuju

material

Layout

memproses barang yang relatif besar dan

berat sedangkan peralatan yang digunakan

mudah untuk dilakukan pemindahan.

Contoh dari industri ini adalah industri

pesawat terbang, penggalangan kapal,

pekerjaan konstruksi bangunan.

Keuntungan tata letak tipe ini adalah:

1. Karena yang berpindah adalah fasilitas-

fasilitas produksi, maka perpindahan

material

2. Bila

pendekatan

kelompok

kerja

digunakan dalam kegiatan produksi,

maka

kontinyuitas

produksi

dan

tanggung jawab kerja bisa tercapai

dengan sebaik-baiknya.

Sedangkan kerugian dari tipe tata letak ini

adalah:

1. Adanya

peningkatan

frekuensi

pemindahan fasilitas produksi atau

operator pada saat operasi berlangsung.

2. Adanya duplikasi peralatan kerja yang

akhirnya

menyebabkan

perubahan

space

setengah jadi.

3. Memerlukan

pengawasan

dan

koordinasi kerja yang ketat khususnya

dalam penjadwalan produksi.

CRAFT

1 Sejak tahun 1983 teknik CRAFT

Computerized

Relative

Allocation

of

Facilities Techniques

meminimumkan

biaya

perpindahan

material

dimana

biaya

perpindahan

material

produk, jarak dan biaya unit pengangkutan.

CRAFT awalnya dipresentasikan oleh Armour

dan Bufa. CRAFT merupakan contoh

program tipe teknik

Heuristic

Quadratic

Assignmentlayout

yaitu mempunyai kriteria dasar yang

digunakan

meminimumkan

biaya

material

digambarkan sebagai fungsi linier dari jarak

perpindahan. Fungsi tujuan dari CRAFT

adalah:

2 F = max/min Σ i

j

C

ij

W

ij

D

ij

.........................

(1)

3 Dimana:

4C

ij

= Ongkos aliran antar departemen

5W

ij

= Frekuensi aliran antar departemen

6D

ij

= Jarak antar departemen

7

input

materialInput

perpindahan berupa biaya per satuan

perpindahan per satuan jarak (ongkos

materialhandling

satuan

jarak).

Asumsi-asumsi

biaya

material

berikut:

1. Biaya perpindahan tidak tergantung

(bebas) terhadap utilisasi peralatan.

2. Biaya

perpindahan

adalah

linier

terhadap panjang perpindahan.

3. metode CRAFT melakukan pertukaran

dua atau tiga departemen sekaligus.

Untuk

setiap

pertukaran,

CRAFT

menghitung ongkos transportasinya.

Pertukaran yang menghasilkan ongkos

terbesar akan dipilih atau dicetak dalam

tata letak. Prosedur ini berlanjut sampai

tidak ada lagi pertukaran lokasi yang

menghasilkan ongkos lebih kecil dari

ongkos tata letak saat ini. CRAFT hanya

dapat melayani pertukaran sampai 40

departemen.

CRAFT

merupakan

sebuah

program

perbaikan.

Program

ini

mencari

perancangan optimum dengan melakukan

perbaikan tata letak secara bertahap.

CRAFT mengevaluasi tata letak dengan cara

mempertukarkan lokasi departemen.

Perubahan antar departemen diharapkan

dapat mengurangi biaya perpindahan

material

pertimbangan

pertukaran

departemen

untuk tata letak yang baru, dan ini

dilakukan secara berulang-ulang sampai

menghasilkan tata letak yang terbaik

I Made Aryantha Anthara