< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 9 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.8, No. 1

67

H a l a m a n

kecepatan konvergensi yang tinggi, akan

tetapi lebih kompleks dan memiliki ke-

stabilan yang kurang baik, sehingga ha-

rus dilakukan reinisialisasi pada variabel

k untuk menjaga stabilitas algoritma.

Ada hal yang harus sangat diperhatikan

dalam simulasi atau realisasi algoritma

adaptasi dalam hardware nantinya, yaitu

masalah error karena proses-proses nu-

merik seperti rounding, truncating, dan se-

bagainya, yang jika terakumulasi akan men-

imbulkan masalah, sehingga harus sangat

diperhatikan masalah banyaknya bit yang

menyatakan suatu nilai, error karena peng-

gunaan deret atas perhitungan tertentu

seperti sinus, dan lain-lain.

Hal lain yang dapat dicatat adalah bahwa

dalam melakukan simulasi, yang diimple-

mentasikan adalah suatu sistem yang tidak

real-time. Dalam percobaan ini tampak jelas

bahwa yang terjadi adalah cuplikan sinyal

datang “menunggu” perhitungan filter sele-

sai. Hal ini tidak dapat terjadi pada sistem

real-time. Oleh karena itu, dalam realisasi

algoritma dalam sistem real-time, harus

diperhitungkan waktu yang dibutuhkan un-

tuk melaksanakan perhitungan sehingga

perhitungan dapat selesai sebelum cuplikan

sinyal berikutnya tiba.

DAFTAR PUSTAKA

Optimum Signal

Processing, An Introduction

nd

.ed.,

McGraw-Hill Book Company, 1988.

On Digital Implementation of

the Fast Kalman Algorithms

Transaction on Acoustics, Speech, and

Signal Processing., vol. ASSP-32, hal.

998-1005, N0.5, October 1984.

Statistical Digital Signal

Processing and Modeling

Sons, Inc., 1996.

Introduction to Adaptive

Filters

1984.

Adaptive Filter Theory

tice-Hall International Inc., 1996.

Susmini Indriani Lestariningati