< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 4 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 1

6

H a l a m a n

misinya. Tim ini mengembangkan rencana-

rencana yang akan dilakukan, waktu yang

dibutuhkan serta anggaran untuk

menjalankannya. Penilaian fondasi

organisasi meliputi analisa kekuatan,

kelemahan, kesempatan dan ancaman

terdapat organisasi yang dapat dilakukan

dengan mengunakan SWOT analysis.

Organisasi juga dapat melakukan

benchmarking terhadap organisasi

lainnya. Dari penilaian fondasi ini

organisasi mengetahui apa yang menjadi

visi dan misi organisasi, kekuatan dan

kelemahan, bahkan tindakan apa saja

yang harus dilakukan oleh organisasi

untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pada tahap ini organisasi publik,

dapat merumuskan kembali visi dan

misinya, kemudian organisasi publik dapat

menggunakan SWOT analysis dalam

m e n i l a i

k e k u a t a n ,

k e l e m a h a n ,

kesempatan bahkan ancaman bagi

organisasi.

Organisasi publik juga dapat

melakukan benchmarking, dengan cara

membandingkan organisasi publik dengan

organisasi bisnis yang unggul dalam

bidangnya.

2. Membangun Strategi Bisnis

Strategi merupakan pernyataan apa

yang harus dilakukan organisasi untuk

mencapai keberhasilan. Strategi ini

didapatkan dari misi dan hasil penilaian

fondasi

organisasi.

Strategi

ini

menyatakan tindakan apa saja yang harus

dilakukan oleh organisasi untuk mencapai

misi organisasi yang sesuai dengan

kekuatan dan kelemahan organisasi.

3. Membuat Tujuan Organisasi

Tujuan

organisasi

menunjukkan

bagaimanana tindakan-tindakan yang

harus dilakukan untuk melaksanakan

strategi. Tujuan organisasi merupakan

gambaran aktivitas-aktivitas yang harus

dilakukan organisasi untuk mencapai

strategi serta waktu yang dibutuhkan

untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Tujuan harus dinyatakan dalam bentuk

yang spesifik, dapat diukur, dicapai,

berorientasi pada hasil serta memiliki

batas waktu pencapaian (Gaspersz 2003).

4. Membuat Strategic Map bagi Strategi

Bisnis Organisasi

Kebanyakan organisasi mempunyai

unit-unit yang mempunyai strategi dan

tujuan

sendiri-sendiri.

Untuk

dapat

dijalankan secara efektif, maka strategi–

strategi dan tujuan tersebut harus

digabungkan dan dihubungkan secara

bersama-sama. Untuk menggabungkan

dan menghubungkan strategi-strategi dan

tujuan tersebut dibutuhkan yang namanya

strategic map.

Strategic map dapat dibangun

dengan menghubungkan strategi dan

tujuan dari unit-unit dengan menggunakan

hubungan

sebab

akibat

(cause-

effectrelationship). Dengan menggunakan

hubungan sebab akibat organisasi dapat

menghubungkan strategi dan tujuan ke

dalam empat perspektif dalam scorecard.

5. Mengukur Performance

Mengukur

performance

berarti

memantau dan mengukur kemajuan yang

sudah dicapai atas tujuan-tujuan strategis

yang telah diciptakan. Pengukuran kinerja

ini

bertujuan

untuk

meningkatkan

kemajuan organisasi kearah yang lebih

baik. Untuk dapat mengukur kinerja, maka

harus ditetapkan ukuranukuran yang

sesuai

untuk

setiap

tujuan-tujuan

strategis.

Dalam setiap perspektif dinyatakan

tujuan-tujuan strategis yang ingin dicapai,

yang kemudian untuk setiap tujuan–

tujuan strategis tersebut ditetapkan paling

sedikit satu pengukuran kinerja. Untuk

dapat menghasilkan pengukuran kinerja

yang bermanfaat maka organisasi harus

dapat mengidentifikasikan hasil (outcome)

yang diinginkan dan proses yang

dilakukan untuk mencapai outcome

tersebut.

6. Menyusun Inisiatif

Inisiatif merupakan program-

program yang harus dilakukan untuk

memenuhi salah satu atau berbagai

tujuan strategis. Sebelum menetapkan

inisiatif, yang harus dilalukan adalah

menentukan target. Target merupakan

Dony Waluya Firdaus