< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 3 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10 No. 1

43

H a l a m a n

perusahaan yang berpartisipasi berharap

dapat mengendalikan inventori-inventori

secara lebih efektif, mengurangi biaya

pembelian agen, dan meningkatkan

siklus manufaktur. E-procurement

diharapkan dapat diintegrasikan dengan

Supply Chain Management

terkomputerisasi.

Fitur-Fitur E-Procurement

Pembelian dan penjualan online menge-

fisienkan proses pengadaan dan mengu-

rangi biaya operasi dengan mengurangi

pengeluaran untuk waktu administrasi dan

memperpendek birokrasi. Penerapan e-

procurement mendorong upaya transaksi

dari pusat pembuat pesanan hingga titik

kebutuhan pada pengguna desktop bis-

nis. Hal ini memastikan kesesuaian terha-

dap perjanjian dengan pemasok yang

dipilih melalui katalog online yang mana

dilihat-lihat oleh para pengguna untuk me-

nemukan item yang dibutuhkan. Fitur

utama e-procurement meliputi :

a.Katalog elektronik untuk item-item

standar/inti.

b.Kemampuan punch-out ke situs-situs

web pemasok untuk produk-produk yang

dinamis/bermacam-macam.

c.Memunculkan kembali daftar-daftar

permintaan/belanja untuk item-item

yang dibeli secara teratur.

d.Jalur-jalur persetujuan yang menyatu

(built-in) untuk menjalankan kendali

anggaran belanja.

e.Kemampuan untuk memberi laporan

informasi manajemen yang detil.

Gambar II.2. Fitur E-Procurement

Manfaat E-Procurement

Internet telah muncul sebagai media yang

efektif dari segi biaya dan dapat

diandalkan untuk melakukan transaksi

bisnis online. Semakin banyak

perusahaan yang mengadopsi media ini

dalam melakukan pengadaan barang

mereka. Menurut Seth Miller dalam

artikelnya keuntungan utama e-

procurement meliputi menghemat uang,

waktu, dan beban kerja tambahan yang

normalnya berhubungan dengan

pekerjaan

tulis -menulis.

Proses

pengadaan konvensional biasanya

melibatkan banyak pemrosesan kertas-

kertas, yang mana menghabiskan

sejumlah besar waktu dan uang.

a Keuntungan e-procurement tidak

hanya meliputi penghematan uang tetapi

juga penyederhanaan keseluruhan proses.

Rencana-rencana yang optimal dapat

dikomunikasikan dengan cepat kepada

pemasok-pemasok, oleh karena itu dapat

mengurangi biaya dan pemborosan yang

biasanya terdapat dalam supply chain.

Keuntungan e-procurement meliputi

pengurangan biaya overhead seperti

pembelian agen, juga peningkatan kendali

inventori, dan keseluruhan peningkatan

siklus manufaktur. Sistem e-procurement

membantu perusahaan-perusahaan

mengkonsolidasikan data tentang

pengadaan bermacam-macam barang

baik secara langsung maupun tidak

langsung.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan

Tujuan pada penelitian ini adalah

mengkaji sistem pengadaan barang dan

jasa yang dilakukan UNIKOM (existing

condition) dan mengembangkan sebuah

model E-Procurement guna meningkatkan

efisiensi dan efektifitas sistem pengadaan

barang dan jasa yang terdapat di UNIKOM.

Andri Heryandi, Irawan Afrianto, Sufa’atin