Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 1 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.14 No. 2

165

H a l a m a n

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN PENGOLAHAN LIMBAH KACA

DI KELURAHAN PELINDUNG HEWAN KOTA BANDUNG

NOVRINI HASTI, ROMEIZA SYAFRIHARTI, RATNA IMANIRA SOFIAN

I

Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Universitas Komputer Indonesia

Kelurahan Pelindung Hewan adalah salah satu kelurahan yang ada di Kecama-

tan Astana Anyar Kota Bandung. Sebagian besar penduduk Kelurahan

Pelindung Hewan masih rendah tingkat pendidikannya, bahkan masih banyak

yang tidak lulus SD. Pada umumnya tingkat pendidikan penduduk

mempengaruhi tingkat kesejahteraan penduduknya. Sebagian besar penduduk

berada pada tingkat Keluarga Sejahtera II ke bawah. Hampir 11 % masih

berada pada tingkat Keluarga Pra Sejahtera. Kelurahan Pelindung Hewan

mempunyai suatu lembaga yang berusaha membantu penduduk dalam

meningkatkan kesejahteraan keluarga. Lembaga ini bernama Paguyuban

Pelindung Hewan (P2H) dengan koordinator saat ini Drs. Ise Kodaruddin.

Meskipun sarana dan prasarana di Kelurahan Pelindung Hewan relatif lengkap

namun kondisi tersebut tidak menjamin seluruh masyarakat di kelurahan

tersebut telah sejahtera. Sebaran kepala keluarga miskin di Kelurahan

Pelindung Hewan cukup signifikan dari total jumlah penduduknya. Dengan fakta

yang ada bahwa warga kelurahan ini tidak mampu meningkatkan pendapatan,

dan masih banyaknya warga dengan usia produktif yang tidak mempunyai

pekerjaan.

Oleh sebab itu, P2H dengan Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unikom,

sepakat untuk melaksanakan kegiatan pelatihan untuk memberikan

keterampilan mengolah limbah kaca menjadi berbagai kerajinan tangan serta

membekali masyarakat dengan pengetahuan berwirausaha. Latar belakang

pemilihan memberikan pelatihan kewirausahaan kepada masyarakat

Kelurahan Pelindung Hewan adalah untuk memberikan motivasi mereka untuk

memperbaiki taraf hidup melalui usaha sendiri. Sedangkan pemilihan

keterampilan mengolah limbah kaca adalah dengan pertimbangan limbah kaca

mudah didapat dan hasil kerajinan tangan dari limbah kaca termasuk unik.

Pelatihan dilakukan dalam 2 gelombang (2 kelompok mitra). Masing-masing

kelompok terdiri dari 20 orang, mendapatkan 2 minggu untuk pelatihan

kewirausahaan, perencanaan bisnis, dan keterampilan limbah kaca, dan

masing-masing 3 hari untuk konsultasi dan simulasi perencanaan bisnis.

Hasil dari pelatihan ini adalah peserta sudah mendapatkan pengetahuan

tentang kewirausahaan dan perencanaan bisnis, peserta sudah mendapatkan

keterampilan tentang mengolah limbah kaca menjadi berbagai kerajinan

tangan, sebagaian peserta sudah memahami tentang materi yang diberikan,

baik mengenai pengetahuan kewirausahaan, perencanaan bisnis, maupun

keterampilan tentang mengolah limbah kaca, namun masih ada yang belum

paham mengenai materi tersebut.

Keywords : kewirausahaan, perencanaan bisnis, keterampilan limbah kaca

bidang

TEKNIK