< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 2 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.15 No. 2

264

H a l a m a n

peningkatan

jumlah

penduduk

dan

aktivitasnya (Sumarmi, 2012).

Peran ruang publik bagi masyarakat

perkotaan sangat penting. Ruang publik

merupakan sarana bagi masyarakat untuk

melakukan

suatu

aktivitas

yang

berhubungan dengan kegiatan rekreasi

ataupun hiburan, dan tentu saja kegiatan-

kegiatan tersebut mengarah kepada jenis

kegiatan

yang

berhubungan

dengan

kegiatan sosial masyarakat (Shirvani,

1985).

Pentingnya peranan ruang terbuka bagi

kehidupan masyarakat menjadi salah satu

alasan yang mendasari Pemerintah Kota

Bandung untuk melakukan revitalisasi

taman-taman yang ada di Bandung. Hal itu

dilakukan untuk menarik minat masyarakat

agar dapat memanfaatkan taman kota

sebagai ruang publik dan juga untuk

mengurangi pemanfaatan taman kota yang

cenderung menyimpang dari fungsinya. Alun

-alun merupakan ruang terbuka publik yang

utama yang dijadikan sebagai pusat Kota

Bandung yang dimanfaatkan masyarakat

sebagai

ruang

dan

tempat

favorit

masyarakat untuk melakukan berbagai

aktifitas.

Taman ini memiliki daya tarik yang kuat

sehingga

banyak

dikunjungi

oleh

masyarakat. Pengunjung yang datang ke

taman ini tentu memiliki persepsi dan

preferensi masing-masing terkait dengan

fasilitas yang disediakan, sehingga perlu

dilakukan penelitian mengenai tingkat

kepuasan masyarakat terhadap fasilitas

yang disediakan di taman ini. Hal ini untuk

menilai

atau

mengevaluasi

kinerja

pemerintah untuk mempertahankan fungsi

alun-alun yaitu sebagai ruang publik yang

memiliki

peranan

utama

dalam

menyelaraskan pola kehidupan manusia.

Permasalahan-permasalahan

tersebut

menimbulkan beberapa pertanyaan yang

harus dijawab dalam penelitian ini, yaitu:

 Bagaimana karakteristik pengguna rung

terbuka

publik

Alun-Alun

Kota

Bandung ?

 Bagaimana

tingkat

kepuasan

masyarakat tentang Alun-Alun Kota

Bandung sebagai ruang terbuka publik ?

 Bagaimana

hubungan

antara

karakteristik masyarakat dan tingkat

kepuasan masyarakat tentang Alun-Alun

Kota Bandung sebagai ruang terbuka

publik ?

Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk

mengukur tingkat kepuasan masyarakat

tentang Alun-Alun Kota Bandung sebagai

ruang terbuka publik dengan sasaran

penelitian sebagai berikut:

 Teridentifikasinya karakteristik penggua

ruang terbuka publik Alun-Alun Kota

Bandung.

 Teridentifikasinya tingkat kepuasan

masyarakat tentang Alun-Alun Kota

Bandung sebagai ruang terbuka publik.

 Teridentifikasinya hubungan antara

karakteristik masyarakat dan tingkat

kepuasan masyarakat tentang Alun-Alun

Kota Bandung sebagai ruang terbuka

publik.

Ruang lingkup wilayah studi pada penelitian

ini adalah Alun-Alun Kota Bandung yang

terletak di Jalan Alun-Alun Timur, Kelurahan

Balonggede,

Kecamatan

Regol,

Kota

Bandung, Jawa Barat.

TINJAUAN PUSTAKA

1. Ruang Terbuka

Menurut Peraturan Menteri No. 5 Tahun

2008, ruang terbuka didefinisikan sebagai

ruangruag dalam kota atau wilayah yang

lebih luas, baik dalam bentuk area/

kawasan, maupun dalam bentuk area

memanjang/jalur, dimana penggunaannya

lebih bersifat terbuka yang pada dasarnya

tanpa bangunan. Berdasarkan tutupan

lahan dan fungsinya, ruang terbuka dapat

diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yaitu Ruang

Gracia Paulina Mua, Tatang Suheri