< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 8 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.15 No. 2

270

H a l a m a n

Berdasarkan tabel di atas, diketahui

nilai

gap

masing-masing

atribut

kepuasan bernilai negatif. Hal ini

menunjukkan bahwa nilai kinerja atribut

kepuasan yang diharapkan masyarakat

lebih besar daripada persepi yang

sekarang. Nilai gap paling besar menjadi

prioritas utama pemerintah selaku

pengelola alun-alun untuk melakukan

perbaikan

guna

meningkatkan

kepuasan

masyarakat

sebagai

pengguna ruang publik.

crosstab contingensi

diketahui

bahwa

ada

variabel

karakteristik masyarakat yang memiliki

hubungan dengan tingkat kepuasan

masyarakat dalam memanfaatkan alun-

alun sebagai ruang terbuka publik,

antara lain:

 Asal tempat tinggal dan kebersihan

lokasi dengan nilai probabilitas

0.023.

 Asal tempat tinggal dan kepedulian

petugas dengan nilai probabilitas

0.023.

 Jenis pekerjaan dan kepedulian

petugas dengan nilai probabilitas

0.039.

 Tingkat pendapatan dan tempat

parkir dengan nilai probabilitas

0.020.

 Tingkat

pendapatan

dan

kenyamanan

dengan

nilai

probabilitas 0.047.

 Waktu

kunjungan

dan

biaya

transportasi dengan nilai probabilitas

0.021.

 Waktu kunjungan dan fasilitas

bermain dan olahraga dengan nilai

probabilitas 0.007.

 Waktu kunjungan dan kebersihan

lokasi dengan nilai probabilitas

0.007.

 Waktu kunjungan dan kebersihan

toilet dengan nilai probabilitas 0.033.

 Aktivitas yang dilakukan dan tempat

parkir dengan nilai probabilitas

0.002.

 Aktivitas yang dilakukan dan jumlah

toilet dengan nilai probabilitas 0.024.

 Aktivitas

yang

dilakukan

dan

keamanan dengan nilai probabilitas

0.015.

 Aktivitas

yang

dilakukan

dan

kenyamanan

dengan

nilai

probabilitas 0.014.

 Aktivitas

yang

dilakukan

dan

kebersihan

toilet

dengan

nilai

probabilitas 0.003.

 Aktivitas

yang

dilakukan

dan

kepedulian petugas dengan nilai

probabilitas 0.010.

REKOMENDASI

 Memprioritaskan

perbaikan

dan

penambahan terhadap faktor-faktor

yang memiliki kinerja rendah namun

dianggap sebagai faktor yang sangat

penting oleh masyarakat.

 Mempertahankan

fungsi

alun-alun

dengan baik, sehingga menjadi daya

tarik masyarakat untuk berkunjung dan

memanfaatkan ruang publik.

 Melakukan evaluasi terhadap kinerja

fasilitas yang tersedia di alun-alun

sehingga memberikan kenyamanan

terhadap pengunjung taman.

DAFTAR PUSTAKA

1. Buku dan Artikel

Menganalisis Statistik

Bisnis dan Ekonomi dengan SPSS 21

Yogyakarta: C.V Andi Offset

Public Places – Urban

Spaces, the Dimension of Urban

Design

ublic Space: The

Management Dimension

Taylor&Francis Group.New York, USA.

Dinas Pemakanan dan Pertamanan Kota

Selayang Pandang

Taman Tematik Kota Bandung.

Gracia Paulina Mua, Tatang Suheri