< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 6 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.16 No. 1

8

H a l a m a n

Inggris angkatan 2016 ini adalah Media Sosial.

Media sosial pada dasarnya adalah sebuah sarana

untuk melakukan interaksi bagi banyak orang yang

semula tidak dapat dilakukan. Hal ini meliputi

jangkauan atau justru batasan yang dapat diten-

tukan oleh para pengguna media sosial itu sendiri.

Beberapa media sosial yang popular di kalangan

remaja dewasa, khususnya mahasiswa angkatan

2016 Prodi Sastra Inggris UNIKOM, adalah Insta-

gram dan Line. Kedua media sosial ini disukai kare-

na jangkauan dan aksesibiltas yang dapat dinikmati.

Instagram sebagai sebuah aplikasi berbagi foto dan

video sangat popular karena jangkauannya yang

tanpa batas secara publik. Melalui aplikasi ini, ma-

hasiswa angkatan 2016 yang pada saat penelitian

ini berlangsung telah berada di semester tiga dan

telah mengalami adaptasi. Perilaku adaptasi mereka

dapat dengan jelas diketahui melalui tampilan profil

dan beranda akun Instagram mereka. Salah satu

mahasiswa yang beradaptasi sehingga mengalami

perubahan budaya dan perilaku adalah seorang

mahasiwa laki-laki yang berasal dari Papua.

Case Study

Seorang individu memiliki kepribadian dan karakter

yang dibentuk dan dipengaruhi oleh lingkungan seki-

tar, khususnya lingkungan keluarga. Sebagai

seorang yang berasal dari suatu daerah, kekhasan

dari daerah tersebut akan tampak pada penampilan

dan caranya berinteraksi. Pada gambar di atas, indi-

vidu ini menunjukkan secara jelas budaya yang diba-

wanya dari daerah asal. Dalam hal ini adalah

caranya berpakaian dan merepresentasikan diri

sebagai seorang anak Papua. Identitasnya ter-

bentuik melalui gaya rambut, pakaian dan aksesoris

yang melekat pada dirinya. Proses adaptasi yang

dilakukannya berawal dari sebuah proses aktif beru-

pa afektif atau simpatinya dalam berinteraksi.

Individu yang masuk ke dalam lingkungan baru

secara spontan memiliki kemampuan untuk mem-

baca kondisi lingkungan itu, sehingga seringkali indi-

vidu ini cenderung memilih untuk berdiam diri dan

melakukan observasi terhadap sekitarnya. Hasil

dari observasi ini kemudian tampak pada perilaku

dan caranya berpikir. Perilaku ini dapat muncul be-

ragam, mulai dari menolak, menerima sebagian dan

bahkan menerima secara keseluruhan.

Pada saat proses afektif dan kognitif, seorang indi-

vidu ini melakukan pertimbangan atau penilaian

terhadap sikap yang dimilikinya sehingga dapat

diterima oleh sekitarnya. Meski tidak dapat meneri-

ma secara langsung, proses adaptasi ini dapat ter-

jadi dengan cepat apabila individu menunjukkan

persetujuannya terhadap lingkungan yang baru me-

lalui perilakunya. Akan tetapi, perilaku ini tidak se-

penuhnya menghilangkan kekhasan yang dimilikin-

ya sejak semula. Seorang individu akan tetap me-

mertahankan ciri khas karena masih melekat pada

identitasnya.

Adaptasi terhadap lingkungan dapat terjadi secara

spontan dan sekaligus atau perlahan dan konsis-

ten. Proses adaptasi ini dapat dipicu menjadi lebih

cepat terjadi jika individu itu mendapat tanggapan

dari lingkungan sekitarnya melalui media sosial.

Tanggapan berupa “like” atau “love” menjadi

penentu identitas seseorang dapat mengalami pe-

rubahan, terlebih apabila individu ini mendapatkan

tanggapan berupa komentar tertulis sebagaimana

terdapat pada Gambar 1 di atas.

Pada gambar di atas, terdapat sebuah komentar

berisi “orang hutan masuk kota”. Komentar ini bisa

jadi memiliki tendesi candaan atau sekadar lelucon

antar teman. Meski demikian, komentar yang ter-

dapat pada akun Instagram dan dapat dilihat oleh

umum ini dapat memicu terjadinya perubahan ter-

hadap identitas dan perilaku sang individu.

Case Study

Pada gambar di atas, individu yang melakuan pros-

es aktif mampu mempertahankan identitas kediri-

annya sebagai anak daerah. Beberapa penanda

yang melekat pada dirinya seperti kalung tulang,

gelang akar, dan tas rotan, tetap dipertahankan.

Melalui media Instagram ini, citra diri dan identitas

Nenden Rikma Dewi, Erna Susilawati