< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 2 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.16 No. 1

30

H a l a m a n

sengketa e-commerce

but seperti BANI (Badan Arbitrase Nasional Indone-

sia), NAF, WIPO, SIAC dan sebagainya.

E-COMMERCE

ARBITRASE

Perkembangan bisnis di era globalisasi telah

bergeser yang semula dilakukan secara langsung

bertatap muka antara para pelaku usaha atau anta-

ra pelaku usaha dengan konsumennya, saat ini

kegiatan bisnis telah dilakukan secara virtual di

e-commerce

E-Commerce

transaksi bisnis tidak harus bertatap muka, namun

dapat dilakukan dalam kondisi masing-masing pihak

berada di tempat yang berbeda.

E-commerce

dang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Infor-

masi dan Transaksi Elektronik (selanjutnya disebut

UU ITE), yaitu dalam Pasal 1 angka (2) disebutkan

bahwa Transaksi Elektronik adalah perbuatan

hukum yang dilakukan dengan menggunakan Kom-

puter, jaringan Komputer, dan/atau media el-

ektronik lainnya. Ada beberapa hal yang terkait

e-commerce)

lain dokumen elektronik sebagaimana termuat da-

lam Pasal 1 angka (4) UU ITE, yaitu setiap Informasi

Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan,

diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digi-

tal, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang

dapat dilihat, ditampilkan, dan/atau didengar me-

lalui Komputer atau Sistem Elektronik, termasuk

tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar,

peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda,

angka, Kode Akses, simbol atau perforasi yang

memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh

orang yang mampu memahaminya. Dokumen el-

ektronik ini merupakan alat bukti dalam pembuktian

e-commerce sesuai Pasal 5 UU ITE. Pasal 5 ayat (1)

dan (2) Undang-Undang ITE yang menyatakan bah-

wa informasi elektronik dan/atau dokumen el-

ektronik dan/atau hasil cetaknya merupakan alat

bukti hukum yang sah. Sementara itu, informasi

elektronik dan/atau dokumen elektronik dan/atau

hasil cetaknya sebagaimana dimaksud pada ayat 1

di atas merupakan perluasan dari alat bukti yang

sah sesuai dengan hukum acara yang berlaku di

Indonesia, dalam hal ini perluasan dari alat bukti

tertulis/surat sebagaimana diatur dalam Pasal 1866

BW dan atau Pasal 164 HIR.

Mengenai alat-alat bukti dalam transaksi elektronik,

Michael ChissickAlistairKelman

ada 3 tipe pembuktian yang dibuat oleh komputer

(Michael Chissick dan Alistair , 2001), yaitu :

Real evidence

kalkulasi atau analisa-analisa yang dibuat oleh

komputer itu sendiri melalui pengaplikasian

softwaredevise

builtin

remotesender

muncul dari berbagai kondisi. Jika sebuah kom-

puter bank secara otomatis mengkalkulasikan

(menghitung) nilai pembayaran pelanggan ter-

hadap bank berdasarkan tarifnya, tansaksi-

credit balance

dikliring secara harian, maka kalkulasi ini akan

digunakan sebagai sebuah bukti nyata.

Hearsay evidence

hearsay evidence

adalah dokumen-dokumen data yang diproduksi

oleh komputer yang merupakan salinan dari

input

kepada komputer. Cek yang ditulis dan slip

pembayaran yang diambil dari sebuah rekening

hearsay evidence.

Derived evidence

real

evidence

manusia ke komputer dengan tujuan untuk

membentuk sebuah data yang tergabung, con-

derived evidence

statement

real evidence

hearsayevidence

e-commerce)

electronic business

electronic transmission)

muskan definisinya berdasarkan terminology perni-

(e-commerce)

umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai

segala bentuk transaksi perdagangan barang atau

(trade of goods and service)

menggunakan media elektronik. Selain yang telah

disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan

(e-

commerce is apart of e-business)

E-commerce

menggunakan mekanisme elektronik yang ada di

E-commerce

baru dalam dunia perdagangan, yang mana

kegiatan perdagangan tersebut dilakukan secara

elektronik dan online.

E-commerce

e-commerce

arti yang berbeda-beda bagi orang yang berbeda-

beda pula, tergantung pada sudut pandang yang

mereka pergunakan (Julian Ding, 1999). Setiap

sudut pandang yang kita gunakan akan

memberikan definisi yang berbeda-beda. Namun

e-commerce

sebagai berikut :

Electronic commerce, or e-commerce

Hetty Hassanah